Kamis, 15 April 2010

Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan

Pembuat Kwa Cah (Peti Mati Cina)
Antara Tradisi, Bisnis dan Sosial.
Catatan: Ali Yustono




Kebijakan pemerintah untuk melestarikan lingkungan dan hutan yang berfungsi sebagai paru-paru dunia dengan menertibkan sejumlah pengusaha perambah hutan liar serta pemberantasan peredaran kayu tanpa izin (illegal loging) dibeberapa kawasan hutan Sumatera, dampaknya sangat dirasakan tidak saja bagi kalangan “industri papan atas” yang menjadikan kayu sebagai produk utama olahan-nya, sejumlah industri kecil dan menengah pun merasakan dampaknya.
Kalau dulu, untuk memperoleh kayu balok (loging) yang berkwalitas super, mungkin kita tinggal pilih dan pesan, tergantung selera, tapi saat ini, jangankan untuk memilih, bisa memperoleh kayu jenis sembarang saja sudah patut disyukuri. Salah satu industri kecil yang hasil produksi-nya memerlukan kayu sebagai bahan baku produknya adalah usaha pembuatan Peti Mati milik Siaw Liang warga Jl Prof DR Hamka Kelurahan Bulian Kecamatan Rambutan Tebingtinggi.
Mungkin saat ini, produk peti mati tradisionil cina model keranda (kwa cah) yang dibuat dengan menggunakan kayu balok (kayu gelundungan) diukir serta memiliki bentuk khas seperti kuntum bunga yang sedang mekar hanyalah tinggal kenangan saja. Sebab untuk memproduksi peti mati model keranda tersebut, selain diperlukan kayu balok yang cukup besar dan langka, saat ini juga tentu sangat mahal harganya.
Bagi Siaw Liang yang telah menekuni usaha ini sejak tahun 1983, selain mempertahankan tradisi yang merupakan bisnis keluarga turun temurun sejak dari almarhum ayah-nya (A Sin) yang wafat tahun 1975 dan dilanjutkan dengan almarhum abang-nya yang wafat pada tahun 1983, kegiatan usaha ini juga dimanfaatkannya dalam rangka bakti sosial kemasyarakatan. “Mungkin sudah menjadi keharusan bagi kami untuk melanjutkan bisnis keluarga yang memang sudah menjadi tradisi turun temurun dari orang tua, saya tidak tahu persis kapan ayah saya memulai usaha ini, namun yang pasti,sudah berlangsung cukup lama, mungkin dimulai sekitar tahun lima puluhan lalu” kenang Siaw Liang saat ditemui dikediamannya beberapa waktu lalu.
Meski usaha-nya telah berjalan puluhan tahun dan telah memproduksi ratusan buah peti mati dengan berbagai model dan ukuran, kendala utama yang dialami suami dari A Lina ini tak lain adalah dalam hal pengadaan bahan baku kayu. “Kami selalu terbentur dengan pengadaan bahan bakunya, selain harganya cukup mahal juga sangat sulit didapat. Kalau dari kilang, kayu besar (balok) tidak ada, jadi kami membeli (pesan) bahan kayu dikilang yang sudah berupa papan lebar dan panjang, bahan baku kayu yang digunakan untuk membuat peti mati saat ini adalah kayu sembarang keras seperti kayu durian dan meranti” ungkapnya.
Ada beberapa jenis dan model peti mati yang dibuat-nya saat ini, mulai dari harga yang murah hingga berharga mahal, “Semua tergantung model, yang paling mahal adalah peti mati model Singapura seharga sekitar Rp 7 hingga Rp 8 juta,- sedangkan peti mati yang model biasa berharga sekitar Rp 700 ribu,- hingga Rp 800 ribu,-“ terang Siaw Liang.
Namun begitu, ayah lima anak ini mengaku tidak mematok harga peti mati-nya, “Harga tersebut sebenarnya relatif, tergantung pemesanan dan kemampuan dari si-pembeli, mengingat usaha ini lebih bernuansa sosial ketimbang bisnis, apa bila ada warga yang benar-benar tidak mampu untuk membeli peti mati buat keluarga-nya yang meninggal, maka kita akan menyumbangkannya secara sosial dan sukarela” ungkap Siaw Liang.
Untuk membuat sebuah peti mati model biasa, Siaw Liang yang mempekerjakan dua orang karyawan ini mengaku bisa diselesaikan dalam tiga hari, sedangkan untuk membuat peti mati model Singapura dibutuhkan waktu antara 5 hari hingga satu minggu, sebab pengerjaannya harus benar-benar bermutu dan berkwalitas, selain halus dan kilat, peti mati model Singapura hasil rumah produksi-nya ini juga cukup kuat. Dalam satu bulan Siaw Liang mengaku bisa membuat 7 hingga 8 peti mati, dan setelah selesai pengerjaannya, sebagian peti mati yang sudah selesai tersebut dipajang (disimpan) di
Yayasan Sosial Hang Kang di Jalan Teri Kelurahan Badak Bejuang Kecamatan Rambutan Tebingtinggi dan sebagian lagi dijual kepada pemesan yang langsung datang kelokasi pembuatannya.
Meski mengaku belum pernah mendapat bantuan dari pihak pemerintah kota mengingat usaha-nya ini lebih condong pada kegiatan yayasan sosial saja, Siaw Liang merasa berbesar hati, sebab selain produk-nya dibutuhkan tidak saja untuk kalangan etnis Tionghoa (beragama Budha), pemesan juga ada yang berasal dari warga Kristiani.**.
Penulis adalah wartawan Harian Medan Bisnis.




KESEHATAN

HIV, SEKS DAN KONDOM
Oleh : J. Parlin Sitanggang

Juminten (bukan nama sebenarnya), perempuan 29 tahun dengan 6 orang anak, benar benar syok ketika dokter menyatakan suaminya menderita HIV – AIDS. Juminten tidak pernah menyangka kalau suaminya ( yang menurutnya adalah suami baik-baik ) akan terkena penyakit yang menakutkan itu .
Awalnya suaminya menderita demam lebih dari 1 bulan, mencret–mencret serta dijumpai bercak putih di lidah dan sekitar mulut. Setelah mendapat perawatan disebuah klinik dan tidak menunjukkan perbaikan, akhirnya dibawa kerumah sakit yang lebih baik. Dari hasil konseling yang dilakukan oleh tim Voluntary counseling and testing (VCT) diketahui pasien mempunyai riwayat kontak dengan PSK berulang ulang (tanpa sepengetahuan istrinya dan tanpa pengaman). Dokter lalu menganjurkan pemeriksaan test HIV dan hasilnya positif. Satu hal yang sangat ditakutkan oleh juminten, apakah dia juga sudah terinfeksi virus HIV tersebut.

HIV – AIDS
HIV singkatan dari “Human Immuno deficiency virus”. merupakan retrovirus yang menyerang sel sistim kekebalan tubuh manusia (terutama CD4,dan macrophages, komponen utama sistim kekebalan sel), dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadi penurunan sistim kekebalan tubuh secara terus menerus. Akibatnya tubuh menjadi rentan terhadap berbagai infeksi yang tidak lajim dijumpai pada orang yang sistim kekebalan tubuhnya baik.
AIDS adalah singkatan dari ” Acquired Immuno deficiency syndrom”. AIDS menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait menurunnya sistim kekebalan tubuh akibat infeksi HIV.

Penyebab
Penyebab dari HIV– AIDS adalah virus HIV yang masuk ketubuh melalui Hubungan seksual berisiko Kontaminasi patogen melalui darah Penularan masa perinatal
Laporan Departemen Kesehatan terhitung 1 januari 1987 sampai 30 september 2009 jumlah kumulatif penderita AIDS sebanyak 18.442 kasus dan kumulatif penderita infeksi HIV 28.260 kasus. Total orang dengan HIV–AIDS (ODHA) 46.702 kasus, sementara kasus meninggal 3708 kasus. Jumlah ini bukankah gambaran kasus yang sebenarnya karena kasus HIV-AIDS merupakan fenomena gunung es. Angka ini hanya menggambarkan situasi di permukaan, sementara kasus yang tidak terdata jauh lebih besar. Estimasi Departemen Kesehatan ada sekitar 300.000 ODHA

Moral VS Medis

Mayoritas infeksi HIV berasal dari hubungan seksual tanpa pelindung antara individu yang salah satunya terkena HIV. Berbagai organisasi kesehatan menganjurkan pendekatan ”ABC” untuk menurunkan resiko terkena HIV melalui hubungan seksual.
Tiga pilar utama pencegahan penularan lewat hubungan seks adalah :
A = Abstinence (tidak melakukan hubungan Seks bagi
mereka yang belum menikah).
B = Befaithful (bagi Pasangan suami Isteri tidak melakukan
seks extra marital).
C = Condom (Bagi pria maupun wanita yang melakukan
hubungan seks tidak aman) .
Penggunaan kondom yang lazim mengurangi penularan HIV sampai dengan 80% dalam jangka panjang. Persoalan yang dihadapi saat ini adalah anjuran penggunaan kondom untuk mencegah penularan HIV pada hubungan seksual yang berisiko masih mengundang pro dan kontra di masyarakat. Sebagian kelompok masyarakat mengecam anjuran penggunaan kondom. Anjuran ini dianggap melegalkan prostitusi di indonesia. Terlepas dari pro dan kontra penggunaan kondom, Depkes melaporkan tingginya angka penularan HIV melalui hubungan seksual berisiko, sebesar 53% ( lihat tabel ).
Tingginya angka ini, membuat kian rentannya kalangan populasi kunci. Populasi kunci adakah perempuan pekerja seksual, waria, pelanggan pekerja seksual, homoseksual serta pengguna napza suntik. Diperkirakan ada sekitar 8,2 juta pria pelanggan seks, 233.000 perempuan pekerja seks. Yang dikhawatirkan tidak hanya kelompok ini yang rentan terhadap penularan HIV, tetapi juga pasangan mereka, begitu juga ibu rumah tangga baik-baik yang tertular dari suaminya. Kalau ibu tersebut hamil, kemungkinan bayi yang dilahirkan juga akan tertular virus HIV.
Melihat data-data diatas, barangkali penolakan terhadap penggunaan kondom pada hubungan seksual beresiko perlu dipikir ulang. Penggunaan kondom bukan berarti melegalkan pelacuran. Kita semua sependapat bahwa moral yang baik adalah kunci utama dalam penanggulangan HIV – AIDS. Tapi kita juga tidak bisa menutup mata dengan data-data seperti disebut diatas.
Secara garis besar, penanganan HIV–AIDS meliputi dua aspek. Aspek biomedis dan aspek perilaku. Aspek biomedis adalah tanggung jawab orang kesehatan, sedang aspek perilaku tanggung jawab kita bersama,apakah itu tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa atau pelajar. Apabila kedua aspek ini bekerja bersinergi tentu saja kasus HIV – AIDS bisa ditekan, sehingga korban hususnya, ibu rumah tangga baik baik serta bayi bayi yang tidak berdosa dapat diperkecil. Sudah saatnya silang pendapat mengenai penggunaan kondom untuk kasus berisiko untuk diakhiri.

Penulis adalah Dr.Spesialis ParuRSUD K.Pane & Pemerhati HIV-AIDS

KESEHATAN

DEMAM TIFOID (TIFUS)
Oleh : Devi Chairani Hasibuan S.Kep
(Mahasiswi Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan USU)


Pengertian
Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut disebabkan oleh kuman gram negatif Salmonella typhi. Selama terjadi infeksi, kuman tersebut bermultiplikasi dalam sel fagositik mononuklear dan secara berkelanjutan dilepaskan ke aliran darah. (Darmowandowo, 2006)

Penyebab
Demam tifoid disebabkan oleh jenis salmonella tertentu yaitu s. Typhi, s. Paratyphi A, dan S. Paratyphi B dan kadang-kadang jenis salmonella yang lain. Demam yang disebabkan oleh s. Typhi cendrung untuk menjadi lebih berat daripada bentuk infeksi salmonella yng lain. (Ashkenazi et al, 2002)
Salmonella merupakan bakteri batang gram negatif yang bersifat motil, tidak membentuk spora, dan tidak berkapsul. Kebanyakkan strain meragikan glukosa, manosa dan manitol untuk menghasilkan asam dan gas, tetapi tidak meragikan laktosa dan sukrosa. Organisme salmonella tumbuh secara aerob dan mampu tumbuh secara anaerob fakultatif. Kebanyakan spesies resistent terhadap agen fisik namun dapat dibunuh dengan pemanasan sampai 54,4º C (130º F) selama 1 jam atau 60 º C (140 º F) selama 15 menit. Salmonella tetap dapat hidup pada suhu ruang dan suhu yang rendah selama beberapa hari dan dapat bertahan hidup selama berminggu-minggu dalam sampah, bahan makannan kering, agfen farmakeutika an bahan tinja. (Ashkenazi et al, 2002)
Salmonella memiliki antigen somatik O dan antigen flagella HH. Antigen O adlah komponen lipopolisakarida dinding sel yang stabil terhadap panas sedangkan antigen H adalah protein labil panas. (Ashkenazi et al, 2002)

Gejala
Keluhan dan gejala Demam Tifoid tidak khas, dan bervariasi dari gejala seperti flu ringan sampai tampilan sakit berat dan fatal yang mengenai banyak sistem organ. Secara klinis gambaran penyakit Demam Tifoid berupa demam berkepanjangan, gangguan fungsi usus, dan keluhan susunan saraf pusat.
1. Panas lebih dari 7 hari, biasanya mulai dengan sumer yang makin hari makin meninggi, sehingga pada minggu ke 2 panas tinggi terus menerus terutama pada malam hari.
2. Gejala gstrointestinal dapat berupa obstipasi, diare, mual, muntah, dan kembung, hepatomegali, splenomegali dan lidah kotor tepi hiperemi.
3. Gejalah saraf sentral berupa delirium, apatis, somnolen, sopor, bahkan sampai koma. (Darmowandowo, 2006)

Pengobatan dan Perawatan
Pengobatan penderita Demam Tifoid di Rumah Sakit terdiri dari pengobatan suportif meliputi istirahat dan diet, medikamentosa, terapi penyulit (tergantung penyulit yang terjadi). Istirahat bertujuan untuk mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan. Pasien harus tirah baring absolut sampai minimal 7 hari bebas demam atau kurag lebih selama 14 hari. Mobilisasi dilakukan bertahap, sesuai dengan pulihnya kekuatan pasien. (Mansjoer, 2001)
Diet dan terapi penunjuang dilakukan dengan pertama, pasien diberikan bubur saring, kemudian bubur kasar dan akhirnya nasi sesuai dengan tingkat kesembuhan pasien. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian makanan tingkat dini yaitu nasi dengan lauk pauk rendah selulosa (pantang sayuran dengan serat kasar) dapat diberikan dengan aman. Juga perlu diberikan vitamin dan mineral untuk mendukung keadaan umum pasien. (Mansjoer, 2001)
Pada kasus perforasi intestinal dan renjatan septik diperlukan perawatan intensif dengan nutrisi parenteral total. Spektrum antibiotik maupun kombinasi beberapa obat yang bekerja secara sinergis dapat dipertimbangkan. Kortikosteroid perlu diberikan pada renjatan septik. (Mansjoer, 2001)

Pencegahan
Pencegahan demam tifoid diupayakan melalui berbagai cara: umum dan khusus/imunisasi. Termasuk cara umum antara lain adalah peningkatan higiene dan sanitasi karena perbaikan higiene dan sanitasi saja dapat menurunkan insidensi demam tifoid. (Penyediaan air bersih, pembuangan dan pengelolaan sampah). Menjaga kebersihan pribadi dan menjaga apa yang masuk mulut (diminum atau dimakan) tidak tercemar Salmonella typhi. Pemutusan rantai transmisi juga penting yaitu pengawasan terhadap penjual (keliling) minuman/makanan. (Darmowandowo, 2006)
Ada dua vaksin untuk mencegah demam tifoid. Yang pertama adalah vaksin yang diinaktivasi (kuman yang mati) yang diberikan secara injeksi. Yang kedua adalah vaksin yang dilemahkan (attenuated) yang diberikan secara oral. Pemberian vaksin tifoid secara rutin tidak direkomendasikan, vaksin tifoid hanta direkomendasikan untuk pelancong yang berkunjung ke tempat-tempat yang demam tifoid sering terjadi, orang yang kontak dengan penderita karier tifoid dan pekerja laboratorium. (Department of Health and human service, 2004)
Vaksin tifoid yang diinaktivasi (per injeksi) tidak boleh diberikan kepada anak-anak kurang dari dua tahun. Satu dosis sudah menyediakan proteksi, oleh karena itu haruslah diberikan sekurang-kurangnya 2 minggu sebelum bepergian supaya memberikan waktu kepada vaksin untuk bekerja. Dosis ulangan diperlukan setiap dua tahun untuk orang-orang yang memiliki resiko terjangkit. (Department of Health and human service, 2004)
Vaksin tifoid yang dilemahkan (per oral) tidak boleh diberikan kepada anak-anak kurang dari 6 tahun. Empat dosis yang diberikan dua hari secara terpisah diperlukan untuk proteksi. Dosis terakhir harus diberikan sekurang-kurangnya satu minggu sebelum bepergian supaya memberikan waktu kepada vaksin untuk bekerja. Dosis ulangan diperlukan setiap 5 tahun untuk orang-orang yang masih memiliki resiko terjangkit. (Department of Health and human service, 2004)
Ada beberapa orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin tifoid atau harus menunggu. Yang tidak boleh mendapatkan vaksin tifoid diinaktivasi (per injeksi) adalah orang yang memiliki reaksi yang berbahaya saat diberi dosis vaksin sebelumnya, maka ia tidak boleh mendapatkan vaksin dengan dosis lainnya. Orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin tifoid yang dilemahkan (per oral) adalah : orang yang mengalami reaksi berbahaya saat diberi vaksin sebelumnya maka tidak boleh mendapatkan dosis lainnya, orang yang memiliki sistem imunitas yang lemah maka tidak boleh mendapatkan vaksin ini, mereka hanya boleh mendapatkan vaksin tifoid yang diinaktifasi, diantara mereka adalah penderita HIV/AIDS atau penyakit lain yang menyerang sistem imunitas, orang yang sedang mengalami pengobatan dengan obat-obatan yang mempengaruhi sistem imunitas tubuh semisal steroid selama 2 minggu atau lebih, penderita kanker dan orang yang mendapatkan perawatan kanker dengan sinar X atau obat-obatan. Vaksin tifoid oral tidak boleh diberikan dalam waktu 24 jam bersamaan dengan pemberian antibiotik. (Department of Health and human service, 2004)
Suatu vaksin, sebagaimana obat-obatan lainnya, bisa menyebabkan problem serius seperti reaksi alergi yang parah. Resiko suatu vaksin yang menyebabkan bahaya serius atau kematian sangatlah jarang terjadi. Problem serius dari kedua jenis vaksin tifoid sangatlah jarang. Pada vaksin tifoid yang diinaktivasi, reaksi ringan yang dapat terjadi adalah : demam (sekitar 1 orang per 100), sakit kepada (sekitar 3 orang per 100) kemerahan atau pembengkakan pada lokasi injeksi (sekitar 7 orang per 100). Pada vaksin tifoid yang dilemahkan, reaksi ringan yang dapat terjadi adalah demam atau sakit kepada (5 orang per 100), perut tidak enak, mual, muntah-muntah atau ruam-ruam (jarang terjadi). (Department of Health and human service, 2004) (red: berbagai sumber)

Liputan Khusus Pentas Pilkada

5 CALON WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA TEBING TINGGI.

BERBAGAI SEPEKULASI yang terus bergulir bagaikan bola liar ditengah masyarakat Tebing Tinggi berapa pasang calon Walikota/Wakil Walikota Tebing Tinggi yang akan lolos verefikasi yang dilakukan KPU Tebing Tinggi terjawab sudah, dari 5 pasang Bakal Calon yang awalnya mendaftar, ke 5 nya akhirnya diperkenankan untuk menjadi calon setelah KPU Tebing Tinggi yang dipimpin Hatta Ridho. S.Sos.MTP bersama anggota melakukan sidang pleno membahas tentang penetapan 5 pasang Calon Walikota/Wakil Walikota Tebing Tinggi.
Juru bicara KPU Tebing Tinggi Drs.Salmon Ginting yang juga Pokja pendaftaran balon mengatakan secara tegas kepada SINERGI bahwa ke 5 balon yang sudah mendaftar dinyatakan lulus verifikasi administrasi segala persyaratan yang wajib dipenuhi oleh balon sesuai dengan peraturan KPU no 68 tahun 2009 sudah lengkap dan sama sekali tidak ada persoalan, atas dasar itulah kami KPU menetapkan 5 pasangan Balon tersebut menjadi Calon Walikota/Wakil Walikota Tebing Tinggi.
Drs.Salmon Ginting menjelaskan ada beberapa orang yang mempertanyakan adanya salah satu balon yang tidak memenuhi persyaratan tetap diluluskan, secara gamblang Salmon Ginting menegaskan ” itu tidak benar ”, semua persyaratan terpenuhi dan syah sesuai dengan surat keterangan dari instansi berkopeten, jika soal Ijajah tentunya Dinas Pendidikanlah yang berhak memberikan penilaian,bukan KPU karena wewenangnya tidak sampai disana,demikian juga berkaitan dengan Hukum,tentunya paling berkopeten adalah aparat penegak hukum yang merekomendasikannya, sekali lagi itu bukan kapasitas KPU. Ujar Salmon.
Setelah penetapan balon menjadi calon, KPU Tebing Tinggi melaksanakan tahapan penetapan nomor urut dari masing-masing calon, melalui satu sidang pleno 20 Maret 2010 digedung Balai Kartini dilakukan pencabutan nomor urut masing-masing kandidat dan hasilnya no urut 1. Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan.MM / H.Irham Taufik.SH.MAP. No. 2 Drs.Adi Harianto / dr.Sara Bintang Saragih. No. 3. H.Amril Harahap / H. Irawandy.SPd.MPd, No. 4. H.Mohd.Syafri Chap / Ir.H. Hafaz Fadillah.MAP.Msi dan No.5. Drs.H.Syahril Hafzein / H.Wan Gunadi. SE.
Dalam kesempatan pengundian nomor tersebut Walikota Tebing Tinggi Ir.H.Abdul Hafiz Hasibuan menyampaikan sambutan yang antara lain mengatakan kegiatan ini merupakan ekspresi dari nilai-nilai demokrasi menjunjung tinggi azas keadilan dalam kebersamaan agar menjadi bentuk pembelajaran Politik bagi warga Tebing Tinggi. Demokrasi kita inginkan bukanlah Demokrasi yang mengedepankan tampa batas.
Namun Demokrasi berdasarkan norma-norma hukum dan kesusilaan yang sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh rakyat Indonesia dan Pemilu Kada merupakan momentum memperlihatkan kepada masyarakat suksesi kepemimpinan di Kota Tebing Tinggi dalam proses yang adil,aman,tentram dan demokratis.
Pada bagian lainnya disampaikan 5 pasangan calon ini telah berhasil memenuhi syarat calon dan pencalonan di KPU Tebing Tinggi,karena itu tidak ada alasan bagi semua warga Tebing Tinggi untuk menilai bahwa semua pasangan bakal calon tidak layak menjadi calon Pemimpin Kota Tebing Tinggi dalam kurun waktu 5 tahun kedepan.
Dan Walikota berharap kepada semua warga Tebing Tinggi,terutama tim kampanye pasangan calon didalam strategi menawarkan program dalam kampanye tetap berjalan diatas koridor norma hukum dan kesusilaan, untuk meneruskan citra positif Tebing Tinggi setiap kali berlangsungnya Pemilu berjalan lancar tertib dan kondusif, tidak pernah sekalipun karena pemilu warga menjadi terpecah belah secara ekstrem.
Perbedaan pilihan hal yang lumrah sebagai wujud hak politik pemilih, namun hal tersebut sebaiknya hanya dilakukan dalam tempat pemungutan suara, bukan dipertontonkan secara vulgar ditengah-tengah komonitas warga yang selama ini terjalin rasa persatuan dan kesatuan yang demikian kuat, saling bertoleransi,menghormati dan menghargai, hal semacam ini yang harus kita pelihara terus meskipun dengan adanya Pimilu Kada.kata Walikota Tebing Tinggi.
KPU Tebing Tinggi sudah mengeluarkan SK No.13 Tahun 2010 tentang Penetapan Pasangan Calon, dan SK No. 14 Tahun 2010 tentang Penetapan Urut Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Pemilu Kada Kota Tebing Tinggi tahun 2010, selanjutnya akan memasuki tahapan-tahapan berikutnya, antara lain pengumuman DPT yang setiap kali Pelaksanaan Pemilu acap menjadi persoalan, dan ironisnya tak jelas secara pasti siapa yang dapat dijadikan dalang ”penyebab” dalam kekisruhan dalam DPT tersebut.
Perhelatan yang besar ini sudah semakin dekat diambang pintu, tentunya tidak akan bisa berjalan sukses seperti yang diharapkan apabila kita semua hanya berharap KPU yang akan menyelesaikan, sementara yang lainnya hanya sebagai ”penonton”, hanya bisa bersorak-sorai,tampa ada keperdulian apa yang akan terjadi apabila perhelatan besar menuai berbagai permasalahan, dan tentunya hal semacam ini yang tidak kita ingini terjadi. Untuk itu KPU, para Calon Walikota/Wakil Walikota, Masyarakat Pemilih, Parpol Pendukung, semestinya saling bahu membahu saling mengingatkan kekurangan satu sama lainnya, sesuai dengan peraturan yang sudah disepakati,bukan malah saling menjegal dan menjatuhkan, lakukanlah permainan dengan ”kapasitasnya” masing-masing,jika ini dapat dilakukan kita percaya Tebing Tinggi memang yang ”terbaik” dalam penyelenggaraan Pemilu Kada di Sumatera Utara. ( P r a m u d i a ).


Ka Biro Otda Prov.Sumut.
PEMKO TEBING TINGGI YANG TERBAIK DI SUMUT.


PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI, adalah merupakan Penyelenggara Pemerintahan Daerah yang terbaik dan menempati rangkig satu di Sumatera Utara, dan rangking tiga ditingkat nasional, dan itu bukan saja menjadi kebanggaan masyarakat Tebing Tinggi melainkan juga masyarakat Sumatera Utara khususnya Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, pantas pula menjadi contoh bagi Pemerintahan Daerah lainnya di Sumatera Utara ini.
Pernyataan ini penggalan dari apa yang disampaikan Kepala Biro Otonomi Daerah Provinsi Sumatera Utara Drs. Bukit Tambunan.MAP, dalam paparannya tampa teks sebagai salah seorang narasumber dalam acara sosialisasi Desk Pemilu Kada Kota Tebing Tinggi di Wanita Hj.Sawiyah Nasution Tebing Tinggi 24 Maret 2010 dihadapan PPK,PPS. Tim Kampanye ,Lurah dan Camat se Kota Tebing Tinggi.
Dikatakan Bukit Tambunan, saya sangat percaya dengan masyarakat Tebing Tinggi, Pemerintahan Kota Tebing Tinggi selama ini sudah berjalan dengan baik disegala bidang dan tentunya itu dapat terjadi karena kepedulian dan aktifitas warga Tebing Tinggi ikut mensukseskan program pembangunan Kota Tebing Tinggi sangat baik.
Cerminan itu pula yang membawa Kota Tebing Tinggi menjadi rangking satu dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di sumut, dan penilaian tersebut bukan hasil kerja rekayasa melainkan dapat dipertanggung jawabkan, saya sendiri belum pernah menerima laporan dari Tebing Tinggi bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerahnya macat-macat, semua itu dapat dilakukan karena aparatur didaerah ini termasuk pihak DPRD nya punya tanggung jawab yang tinggi, membangun Tebing Tinggi,kata Bukit Tambunan.
Dicontohkan Bukit Tambunan, ada satu daerah yang tiap hari eksekutif dan legeslatifnya asyik berantam terus, akupun capek dan bosan menerima laporannya,jika demikian yang terjadi kapan bisa membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya, warganya miskin kelaparanpun Pemkonya gak tau, karena sibuk ngurusi berantam terus, saling menjegal.
Terus terang dan jujur saya sampaikan, setiap saat saya menghadiri rapat-rapat di Jakarta Kota Tebing Tinggi lah yang menjadi kebanggaan saya dan selalu saya jadikan contoh Pemerintahan Daerah di Sumut, bahkan saya selalu mengundang Pemerintah Daerah diluar sumut untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan Pemko Tebing Tinggi yang hampir sama sekali tak ada masalah, ujar Bukit Tambunan.

Untuk itu Bukit Tambunan berharap dengan adanya Pemilu Kada Tebing Tinggi diharapkan jangan sampai merusak tatanan Pemerintah Kota Tebng Tinggi yang sudah demikian baik, marilah kita laksanakan sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan yang berlaku, dan saya ingatkan kepada PNS khususnya Lurah dan Camat harus tetap berlaku netral saja, saya tau ini dilema yang dihadapi PNS Tebing Tinggi karena dua bosnya maju yakni Wakil Walikota dan Sekdanya, tapi yakinlah dengan bertindak arif akan jauh lebih menguntungkan, tak ada PNS Gol II tiba-tiba naik pangkat jadi Gol.IV karena membela mati-matian membela bosnya dalam Pemilu Kada ini, saya juga pernah jadi Camat Kok,saya tau percis kondisinya,ujar Bukit Tambunan.

Sebelumnya memberikan sambutan Walikota Tebing Tinggi yang diwakili Pl.Sekdako Drs.H.Agussalim antara lain mengatakan dalam tahapan Pemilu Kada ini sudah barang tentu melibatkan masyarakat mulai dari KPU, PPK,PPS, maupun tim Kampanye dari masing-masing kandidat untuk itu diperlukan petugas-petugas berkemampuan dan profesionalisme yang tinggi dalam menjalan tugas-tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,untuk itulah perlunya dilaksanakan sosialisasi ini.
Disampaikan Kota Tebing Tinggi adalah merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang cukup Kondusif di Sumut, jangan sampai gara-gara Pemilu Kada berubah menjadi satu daerah yang penuh dengan pertikaian,gontok-gontokan yang menjurus pada tindakan melanggar hukum, apabila ini terjadi sangat berpengaruh kelanjutan Pembangunan kota yang kita cintai ini dan berakibat pula kemiskinan dan ketertinggalan dari daerah lainnya.
Dan apabila tahapan-tahapan dalam Pemilu Kada ini dapat dilaksanakan secara baik sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab,maka saya yakin dan percaya Pemilu Kada Tebing Tinggi akan dapat berjalan lancar,tertib,aman dan terkendali, dan pembangunan Kota Tebing Tinggi akan dapat berlanjut sesuai dengan yang telah direncanakan.
Jadi yang terbaik.
Apa yang disampaikan Kabiro Otda Provinsi Sumut Drs.Bukit Tambunan.MAP dalam sosialisasi sudah selayaknya semua elemen masyarakat Kota Tebing Tinggi baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam Pemilu Kada Walikota/Wakil Walikota Tebing Tinggi priode 2010-2015 12 Mei 2010 mendatang dilakoni dengan penuh tanggung jawab, tidak menjadikan tatanan kehidupan masyarakat Tebing Tinggi khususnya yang sudah demikian tertib,aman dan tentram, menjadi porak peranda karena hanya ” ambisi ” yang berlebih-lebihan perebutan kekuasaan yang tak akan pernah ” abadi ”.
Memenuhi harapan dan cita-cita adalah hal yang ” syah-syah ” saja dilakukan siapapun termasuk dalam Pemilu Kada Tebing Tinggi, namun semua pihak yang terlibat, sebaiknya menyadari sepenuhnya guna menggapai harapan tersebut tidak dengan ”menghalalkan” segala cara karena sudah dapat dipastikan akan berdampak tidak baik untuk kelanjutannya, dan satu hal pula oleh semua pihak disadari apa yang dilakukan dan dikerjakan bukanlah kita yang menentukannya melainkan ada yang paling berkuasa yakni ” Allah.SWT ” Tuhan Yang Maha Kuasa, Dialah yang menentukan segala-galanya atas kehidupan anak manusia, jika mau ”jadi” maka ”jadilah”, yang dimintakan kita hanya berusaha dan berdoa, untuk itu mari jadikan Pemilu Kada Kota Tebing Tinggi ” jadi yang terbaik”. Semoga. (D.Elison).





PERSAUDARAAN HARUS LEBIH TINGGI DARI PEMILUKADA

Pemilihan kepala Daerah calon Walikota dan wakil Walikota Tebing Tinggi sudah diambang pintu, hanya tinggal menghitung hari sampailah pada hari “H” hari Pencoblosan Pemungutan dan Penghitungan suara tanggal 12 Mei 2010. KPUD beserta jajarannya PPK, PPS sampai KPPS telah mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan perhelatan akbar pesta demokrasi tersebut.
Apatah lagi, para peserta calon walikota dan wakilnya, yang dimotori Tim Sukses masing-masing telah membuat perencanaan, strategi dan aksi untuk memenangkan calonnya.
Dari beberapa calon walikota dan wakilnya yang telah mendaftar ke KPUD, masyarakat tebing Tinggi tidak merasa asing dari semua calon, mereka akhirnya akan tahu siapa yang layak dan pantas untuk mereka pilih menjadi pimpinan yang akan melayani dan mensejahterakan mereka dalam lima tahun ke depan.
Namun dibalik majunya calon-calon pimpinan kota Tebing Tinggi ini yang profil dan riwayat hidup mereka telah lama diketahui masyarakat TebingTinggi, akhirnya masyarakat akan memilih siapa yang “terbaik menurut mereka”, sehingga akan ada satu pemenang yang terpilih dan akan ada pula beberapa calon yang kalah, karena tidak mungkin semuanya harus menang. Di sinilah letak titik rawan yang tertinggi panasnya suhu politik di kota kecil ini, di samping titik rawan yang lain seperti ketika masa kampanye yang dapat memicu perpecahan dan konplik di masyarakat.
Sepintas dari profil calon-calon yang maju, mungkin inilah pemilukada yang paling seru dan panas di kota ini, Jika tidak super hati-hati dari semua pihak, baik dari pihak keamanan, keadilan, kejujuran dan keprofesionalan dari KPUD sebagai penyelenggara beserta jajarannya dalam penyelenggaraan hajatan akbar ini, juga terutama para peserta Pemilukada itu sendiri dalam menjaga stabilitas keamanan di kota ini, maka bisa- bisa pemilukada ini akan berakhir dengan permusuhan dan kerusuhan. Nauzubillah min zalik.
Oleh karena itu, semuanya harus lebih bijak dan cerdas dan menahan diri dari sifat emosional dalam mengikuti Pemilukada, mengikutinya sesuai peraturan pemilukada yang telah dibuat dan harus lebih melihat kebaikan masa depan masyarakat kota yang tercinta ini. Masa depan istri, anak dan cucu mereka, masa depan yang harus dijaga keamanannya dan kondusifitas yang telah berjalan dengan baik.
Karenanya, tidak ada solusi yang lebih baik dan lebih terjamin dalam menjaga ketertiban dan keamanan dalam pelaksanaan Pemilukada ini selain semua pihak terutama para peserta pemilukada bersama Tim Suksesnya memahami, menyadari dan memegang kuat prinsip-prinsip persaudaraan yang diajarkan dalam agama ini. Baik nilai-nilai persaudaraan sesama manusia, persaudaraan setanah air, dan terutama persaudaraan karena Allah SWT atau persaudaraan karena iman yakni Ukhuwah Islamiyah.. Dan sesungguhnnya ikatan persaudaraan yang teramat kuat adalah Persaudaraan yang didasari karena ikatan iman, persaudaraan yang hakiki atau persaudaraan ikatan hati.
Jikalau nilai-nilai persaudaraan yang telah disyariatkan Islam (Ukhuwah Islamiyah) ini telah mengikat hati-hati mereka (Calon walikota, para pendukungnya dan Masyarakat Tebing Tinggi), maka perbedaan apapun, menang atau kalah dalam pemilihan ini, tidak akan membuat mereka menjadi bermusuhan apalagi perpecahan yang mengarah pada perang saudara. Oleh karena itu semua elemen dan pimpinan, ketua, kepala lembaga dan partai apapun, serta tokoh masyarakat, mau menyadari dan menghimbau kepada bawahan, konstituennya, dan masyarakat mereka untuk lebih menyadari, memiliki dan mengutamakan nilai-nilai persaudaraan sesama manusia, persaudaraan setanah air dan terutama persaudaaraan karena iman ini di atas kepentingan sesaat Pemilukada.
Karena dalam Islam ”Wajib hukumnya Bersaudara” dan haram hukumnya berpecah belah. Oleh karena itu sesama saudara harus saling menyanyangi dan saling menghormati semata-mata karena Allah SWT. Bukan saling menghujat, mengejek dan memfitnah peserta calon yang lain yang semua itu hanya akan menuai api keretakan persaudaraan dan melemahkan rasa persatuan masyarakat yang telah lama terbina.
Nah marilah kita pahami dan renungkan nilai-nilai persaudaraan dalam agama ini yang sangat dibutuhkan untuk kita praktekan dan junjung tinggi terutama dalam masa-masa panasnya suhu politik dimana terjadinya persaingan dalam pemilihan Walikota dan wakil Walikota Tebing Tinggi yang akan dilaksanakan dalam bulan Mei yang akan datang.
Sesungguhnya, cukup banyak himbauan dalam al-Qur'an dan as-Sunnah bagi seorang muslim untuk menjalin hubungan persahabatan dan persaudaraan terutama diantara kaum Muslimin yang membuat mereka bersatu dan tidak terpecah belah, Allah SWT telah menegaskan dalam Al Qur’an:
"Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu saling bersaudara."(Qs. al-Hujurat 49:10)
"Dan orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, sebagian dari mereka adalah penolong [wali] bagi sebagian yang lain." (Qs. at-Taubah 9:71)
Dalam nilai-nilai persaudaraan Islam semua kita dituntut untuk saling menyayangi, saling kasih mengasihi, tidak selalu berprasangka buruk, tidak saling memfitnah dan tidak saling membuka aib atau menggunjing. Jikalau perbuatannya itu terjadi itu sama seperti ia seolah-olah memakan bangkai daging saudaranya sendiri. Bukankah perbuatan itu sesuatu yang sangat menjijikkan? Dalam beberapa ayat Al Qur’an dan Hadit Rasulullah Saw sangat tegas menjelaskan menjelaskan :
"Hindarkan dirimu dari persangkaan buruk, sesungguhnya yang demikian itu adalah sebohong-bohong perkataan. Jangan mencari-cari aib orang lain, jangan memata-matai, jangan bersaingan menawar barang dengan maksud merugikan orang lain, jangan saling menghasut, jangan saling bermusuhan dan jangan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Dan tidaklah halal bagi seorang Muslim mendiamkan saudaranya sesama Muslim lebih dari 3 hari."
”Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari pra-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. 49 :12)
Bukhari dalam kumpulan hadistnya telah meriwayatkan beberapa sabda Rasulullah Saw :
"Barangsiapa bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah, menghadap kiblat kita, mengerjakan sholat kita dan memakan hasil sembelihan kita, maka ia adalah seorang Muslim. Baginya berlaku hak dan kewajiban yang sama sebagai Muslim lainnya."
Berdasarkan ayat-ayat Allah dan fatwa Nabi Muhammad Saw diatas, adalah tidak pada tempatnya kita selaku manusia yang mengaku beragama Islam dan mengaku telah beriman kepada Allah dan Rasul Nya secara Kaffah menciptakan suasana rusuh dan mengobarkan semangat perpecahan dikalangan sesama Muslim. Bukankah semua calon walikota ini semua bersaudara dalam agama ini? Bukankah sesama orang beriman adalah seperti satu tubuh atau satu bangunan yang saling mengokohkan.?
Kehormatan seorang Muslim haruslah dijunjung tinggi meskipun mungkin Muslim tersebut memiliki sudut pandang berbeda dengan kita terhadap hal-hal tertentu, ini bukan alasan untuk menyalahkan mereka apalagi menumpahkan darahnya dengan mengatasnamakan kebenaran.
Kita seringkali terlalu banyak memperturutkan rasa ke-egoismean semata didalam menghadapi orang yang tidak sejalan atau berbeda pilihan dengan kita yang akibat dari semua ini akan menyulut konflik berkepanjangan dan tidak berkesudahan.
Seorang manusia dilarang mencemooh dan meremehkan manusia lainnya, karena boleh jadi yang diremehkan itu lebih baik dari orang yang meremehkan. Berdasarkan firman Allah dalam surah al-Hujurat (49) ayat 11 harus menjadi renungan yang dalam bagi kita :
”Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri[1409] dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman[1410] dan Barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.
Jikalau seorang muslim mencela, meremehkan, mengejek, memperolok-olokkan dan memfitnah saudaranya seagama berarti ia telah mencela dirinya sendiri Maksudnya ialah mencela antara sesama mukmin karana orang-orang mukmin seperti satu tubuh. Rasulullah saw bersabda :
"Perumpamaan seorang mukmin dengan mukmin lainnya dalam kelembutan dan kasih sayang, bagaikan satu tubuh. Jika ada bagian tubuh yang merasa sakit, maka seluruh bagian tubuh lainnya turut merasakannya." (HR. Imam Muslim).
Oleh karena itu di dalam Islam sesungguhnya ketika seorang Muslim membunuh saudaranya muslim yang lain berarti ia telah membunuh dirinya sendiri dan telah membunuh seluruh manusia. Betapa yang demikian ini adalah suatu kezhaliman yang amat besar. Na’uzubillah min zalik.
Terlaksananya Persaudaraan dalam agama ini akan membuat persatuan umat Islam menjadi kokoh. Ia adalah bangunan maknawi yang mampu menyatukan orang-orang yang beriman dan masyarakat manapun. Ia lebih kuat dari bangunan materi, yang suatu saat bisa saja hancur diterpa badai atau ditelan masa. Sedangkan bangunan ukhuwah Islamiah akat tetap kokoh. Rasulullah Saw.juga bersabda,
"Mukmin satu sama lainnya bagaikan bangunan yang sebagiannya mengokohkan bagian lainnya." (HR. Imam Bukhari).
Persaudaraan hati ini tak bisa dibeli dengan uang atau sekedar kata-kata atau janji-janji bohong. Tapi ia diperoleh dari penyatuan antara jiwa dan jiwa, ikatan hati dan hati, ikatan kejujuran dan ketulusan jiwa. Dan itu bisa tercapai jika seorang manusia benar-benar dekat dengan Allah SWT dan tetap menyambungkan dan mengokohkan tali silaturahmi.
Kita boleh bertukar pikiran dan kita juga tidak dilarang untuk saling berdebat dalam batas yang wajar, mari kita kemukakan dalil-dalil yang kita miliki dan kita yakini menunjang apa yang kita jalani, jikapun tidak terdapat jalan keluar terbaik, marilah kita benci pendapatnya saja namun bukan orangnya.
Nah bagi mereka yang membuat kekacauan dan kerusakan sehingga akan menjadi sebab perpecahan sesama muslim, mereka akan mendapatkan kecaman dari Allah dan Rasul-Nya ? Oleh karenanya bagi seorang muslim ketika terjadi perbedaan yang akan membuat terpecahbelah hendaklah ia mengembalikan urusannya kepada Alllah dan RasulNya mencari ukurannya solusinya sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist.
"Apabila kamu berbantahan disatu permasalahan, hendaklah kamu mengembalikannya kepada Allah dan Rasul apabila adalah kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian." (Qs. an-Nisa' 4:59)
Dan sebagai seorang muslim yang bijak tidak lah pantas untuk mengikuti sesuatu itu atau memilih pilihannya yang tidak ada alasan atau dalilnya mengapa ia harus memilih calon ini? Dan dalil atau alasan itu bukanlah karena uang atau pemberian materi tetapi alasan memilih itu karena demi kebaikan dirinya dan Ummat Islam di akhirat kelak. Karena semua itu akan dimintai pertanggungjawabannya. Sebagaimana Allah SWT menegaskan kepada kita dalam Al Qur’an Surat 17 ayat 36.
”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”

Lensa Pemko Tebing Tinggi


Kepala Kantor Kementrian Agama Menandatangani Berita Acara Pelantikan disaksikan Walikota serta Ass II di Gedung Hj. Sawiyah Nst Kota Tebing Tinggi




Walikota Tebing Tinggi Ir H Abd Hafiz Hasibuan beserta ibu, kepala Bank Sumut yang baru H. Khairil Anwar SE (kanan) dan Mantan Kepala Bank Sumut H Subianto (kiri) foto bersama setelah acara pisah sambut Kepala Bank Sumut Kota Tebing Tinggi






Kepaala Bappeda Kota Tebing Tinggi Hasby Budiman bacakan laporan kegiatan pada acara Musrenbang Kota Tebing Tinggi tahun 2010, didepan para peserta di Balai Kartini Tebing Tinggi



Irjen pada Kementrian Kesehatan RI Dr.H. Abidinsyah Siregar didampingi Sekdako dan Kepala RS Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi melihat salah seorang pasien yang tengah dirawat di RS Kumpulan Pane usai melantik kepengurusan KAHMI Tebing Tinggi.

Opini 1

MENUNTUT ILMU DAN GUNANYA
Oleh : Rizal Syam



Ada dua kata atau kalimat yang sudah lama kita kenal yang berkaitan dengan pendidikan. Kewajiban menuntut ilmu baik bagi laki-laki maupun perempuan. Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang kubur. Kalimat pendek itu di kalangan kaum muslimin sudah begitu akrab di setiap telinganya.
Kesadaran untuk menuntut ilmu disikapi oleh pemerintah dengan berbagai upaya. Mulai dari penyediaan bangunan yang diusahakan dengan segala kemampuan berdasarkan APBN dan APBD. Serta dilengkapi dengan undang-undang sistem pendidikan nasionalnya.
Dengan demikian diharapkan tak ada lagi anak bangsa yang tidak mengecap dunia pendidikan, pendidikan dasar enam tahun, sembilan dan dua belas tahun di masa-masa mendatang.
Dunia pendidikan akan menghasilkan produk anak didik yang siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Dunia kerja yang paling banyak memerlukan tenaga siap pakai dan ahli dibidangnya.
Kalau kita perhatikan setiap iklan di koran dan majalah, banyak mereka memerlukan tenaga yang terampildna bahkan lebih diutamakan yang sudah berpengalaman.
Untuk menyahuti masalah itu pemerintah telah berupaya dengan Life Skill dan berbasis kompetensi, dalam dunia pendidikan kita. Sehingga out putnya bisa berperan di tengah-tengah masyarakat dan sekaligus akan jumlah pengangguran yang berpendidikan.
Dunia usaha dan dunia pendidikan sedang terkait erat satu sama lain. Bila salah satunya timpang maka akan berakibat keduanya mengalami sulit mencapai kemajuan.
Masa kini, dunia usaha sudah memasuki era globalisasi dengan mempergunakan tegnologi canggih. Dan memutus sekat-sekat keterbatasan antara satu negara dengan negara lainnya.
Hal demikian sudah merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dan inilah tantangan yang paling berat yang dihadapi kedua dunia usaha dan pendidikan.
Kita tonton di televisi dan baca di koran-koran, bagaimana para pengusaha yang memproduksi bahan-bahan keperluan yang dianggap bisa menjadi idola. Barang ekspor dari mulai mainan sampai kepada barang kebutuhan untuk rumah tangga, sudah timbul persaingan yang agak mengkhawatirkan.
Gambaran sekilas itu menunjukkan betapa persaingan itu begitu sudah berada di depan mata. Dan sebagai negara yang maju mereka sudah menggunakan ilmu untuk kemajuan negara dan rakyatnya. Dan kesempatan kerja dapat menampung begitu banyak keluaran hasil pendidikan mereka.
Suatu hari Imam Ahmad Hambali membaca satu lembaran bertuliskan ” Aku melihat para manusia di zaman ini menuntut ilmu bukan untuk menambah ilmu tapi untuk membanggakan diri diantara sesama dan bakal untuk perselisihan dan berbantah-bantahan dari kitab adab asy Syariyah. (dikutip dari majalah Ar-Risalah-Agustus 2009)
Dan di salah satu televisi swasta, seorang pembawa acara menyebutkan ” pendidikan yang baik adalah yang mengajarkan kebaikan dan moralitas ”
Kedua kutipan tersebut di atas sengaja kita ambil untuk bahan pertimbangan. Sering kita melihat betapa orang-orang yang selama ini kita anggap orang pintar sekaligus berkualitas intelek, mereka berbantahan sesama mereka. Masing-masing mengunggulkan pribadi dan kelompoknya. Hal ini pasti mengundang rasa kurang simpati bagi orang yang melihat dan menonton adegan itu.
Kebaikan dan moralitas tidak tergambar sedikitpun, malah mereka bersikap bagai anak-anak. Saling mengejek dan menjatuhkan apa yang diutarakan oleh yang berseberangan dengan mereka.
Melihat hal ini siapa yang bisa disalahkan. Sistem pendidikan masa lalu atau mereka sudah terkontaminasi dengan kepentingan sepihak. Walau dengan topeng demi kepentingan rakyat dan negara.
Dari satu sisi, begitulah proses membuahkan suatu keputusan. Banyak hal yang timbul. Saling adu argumentasi dan pernyataan untuk menyatukan pendapat.
Demikianlah sekelumit dunia pendidikan dengan out put yang dihasilkan. Sementara masyarakat penuh harapan tertumpah pada dunia pendidikan yang bisa menghasilkan anak didik yang betul-betul bisa hidup mendiri kelak dan tidak sekedar sebagai pencari kerja. Tapi sebagai pencipta lapangan kerja sesuai dengan kompetensi dan Life Skill.
Sementara kebaikan dan moralitas menjadi acuan yang utama, sehingga bangsa ini menjadi lebih baik dan bermoral lebih tinggi, semoga !


SELAMATKAN AIR UNTUK TANGGULANGI KEMISKINAN
Oleh : dian astuti


SETIAP TANGGAL 22- MARET saban tahunnya diperingati sebagai Hari Air Sedunia, dan setiap makhluk hidup didunia ini pasti sangat membutuhkan air untuk kelanjutan hidupnya melakukan aktifitasnya sehari-hari, dan air dapat pula dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang menunjang Pembangunan yang dilakukan suatu Bangsa tampa kecuali, sebaliknya air juga dapat mengacam kehidupan makhluk hidup bahkan akan membawa bencana sampai mendatangkan kematian.
Air kini tidak lagi menjadi masalah suatu Bangsa, melainkan sudah menjadi masalah Dunia seperti himbauan Sekertaris Jendral PBB Ban Kimoon kepada para pemimpin Dunia agar memastikan semua orang mempunyai peluang mendapatkan air minum yang aman, hal ini ditekankan Sekjen PBB itu karena semakin banyak orang meninggal dunia akibat air yang tidak bersih, dan jumlah korbannya lebih besar dibanding akibat perang. Air bersih menjadi barang sulit didapatkan dan akan bertambah sulit seiring dengan terjadinya ”perobahan iklim” hal ini disampaikan Ban Kimoon pada peringatan Hari Air Sedunia.
Katanya lagi, setiap hari jutaan ton sampah dan limbah industri serta limbah pertanian dibuang kedalam system perairan dunia, dan kalangan miskinlah yang pertama kali dan paling menderita akibat polusi, kekurangan air dan kurang sanitasi, dan berdasarkan laporan dari Program Lingkungan PBB diperkirakan 2 miliar ton air limbah dibuang setiap harinya sehingga meningkatkan penyebaran penyakit dan merusak ekosistem.
Sedikitnya 1,8 juta anak-anak usia dibawah umur lima tahun meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang disebarkan air atau satu orang dalam 20 detik, dan 50 persen tempat tidur rumah sakit didunia ini ditempati orang-orang yang menderita penyakit terkait air tercemar.
Achim Steiner, Direktur Eksekutif PBB mengingatkan jika limbah tidak ditangani dengan tepat berarti hal itu semakin banyak orang yang tewas akibat penyakit yang tersebar lewat air. Sementara Jan Eliasson Ketua Water Aid Swedia mengatakan jika ingin dunia maju pesat bantu planet ini untuk bertahan dengan 6 milyar penduduknya hingga jumlahnya lebih 9 milyar jiwa tahun 2050 nanti,jika perlu secara bersama-sama bertindak lebih cermat dan cerdas dalam mengolah limbah,termasuk air limbah.

Lepas 3000 bibit ikan.

Berkaitan dengan peringatan hari Air Sedunia tersebut Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan Kota Tebing Tinggi melaksanakan serangkaian kegiatan pelepasan 3000 ekor bibit ikan nila dan gurami di tiga sungai yang ada di Tebing Tinggi yakni Sungai Padang, Bahilang dan Sibarau yang dilakukan Kepala KLH Tebing Tinggi Ir. Leo Loupolisa Msi dan Kepala Dinas Kebersihan Syaiful Fachri.SP.Msi bersama para stafnya.
Kepala KLH menjelaskan pelepasan bibit-bibit ikan sumbangan Dinas Pertanian tersebut dimaksudkan sebagai suatu peringatan bagi kita semua bahwa betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hdup dan termasuk didalamnya menjaga kondisi air agar tidak tercemar oleh limbah-limbah yang bisa mebahayakan makluk lain seperti ikan misalnya yang habitatnya didalam air, dan itu juga makhluk Tuhan perlu mendapatkan perhatian seperti halnya manusia.
Kita di Tebing Tinggi sepantasnya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, punya lima buah sungai yang melintasinya dan itu adalah merupakan salah satu sumber kehidupan manusia, dari air sungai padang kita olah menjadi air bersih melalui PDAM Tirta Bulian selanjutnya dikonsumsi oleh Warga Tebing Tinggi untuk keperluan sehari-hari termasuk air minum,betapa pentingnya kita terus berupaya menjaga air sungai-sungai tersebut jangan sampai tercemar oleh berbagai limbah yang disebakan oleh ulah-ulah manusia.
Untuk itulah Kata Leo Loupolisa, Kantor KLH dengan berbagai programnya melakukan gebrakan-gebrakan berupaya mengatasi pencemaran lingkungan baik yang disebabkan oleh pencemaran udara maupun limbah-limbah yang merupakan sisa hasil produksi beberapa pabrik yang berada di kawasan Tebing Tinggi baik dikelola oleh swasta dan BUMN, dan salah satu upaya kami sudah melakukan pemberian penjelasan dan sosialisasi secara langsung ke pabrik-pabrik, bahkan kami juga telah memberikan peringatan baik secara lisan maupun tertulis kepada beberapa perusahaan agar menyediakan tempat pengolahan limbahnya,tidak membuangnya begitu saja ke dalam sungai.

Limbah yang berbahaya tidak saja dihasilkan oleh pabrik-pabrik juga termasuk yang dikeluarkan manusia, dan kita saat ini sedang pula mempersiapkan satu Perda untuk mewajibkan semua rumah-rumah harus memiliki septitank, tidak seperti yang terjadi selama ini umumnya rumah warga yang berada di perkotaan membuang limbahnya langsung saja ke Sungai Bahilang,hal semacam ini tidak bisa dibiarkan begitu saja hingga berlarut-larut.
Secara umum tentang penaggulangan dan kewajiban-kewajiban untuk tetap menjaga lingkungan hidup ini sudah diatur diberbagai peraturan dan undang-undang bahkan sanksi bagi pelanggarannya sudah jelas tertera, persoalannya kami akui sosialisasinya sangat terbatas baru pada tingkat pengusaha-pengusaha besar, belum sampai pada tahapan masyarakat umum,namun setidaknya upaya yang kami lakukan sebagian sudah pula menyentuh masyarakat umum, ujar Leo.
Menjaga kelestarian Lingkungan Hidup banyak aspek yang dikelola secara baik,apakah itu Udara,Air, Tanaman, limbah, sampah dan sebagainya semuanya satu dengan lainnya saling punya keterkaitan, khususnya dalam pengelolaan kelestarian air yang menjadi salah satu kebutuhan pokok mahkluk hidup, apa jadinya Kota Tebing Tinggi terus menerus dipadati oleh Pembangunan tampa memperhatikan Ruang Tanaman Hijau atau daerah resapan air.
Apa jadinya apabila permukaan bumi tampa sejengkalpun terbuka,hanya ditutupi oleh aspal atau conblok atau bangunan perumahaan, bukankah air berada dibawah permukaan bumi ini akan tercemar segala macam produk yang berada diatas permukaannya, hal semacam ini tentunya yang sama sekali kita tidak inginkan, coba bayangkan saat ini daerah aliran sungai (das) pun tidak lagi ditumbuhi oleh pepohonan melainkan sudah dibatasi oleh tembok-tembok batu.
Dari apa yang dilakukan Kantor LH Tebing Tinggi yang dimotori oleh Leo Loupolisa sudah selayaknya mendapatkan dukungan dari semua pihak terutama instansi terkait, sebelum segala sesuatunya menjadi terlambat, dan apabila diperlukan dipersiapkan pula payung-payung hukumnya untuk melakukan berbagai kegiatan yang dilaksanakan Kantor LH, setidak sebagai langkah awal KP 2 T sebagai kantor yang mengeluarkan berbagai ijin dapat pula melakukan koordinasi dengan Kantor LH, tentang kewajiban memperhatikan Lingkungan Hidup, karena dalam pengeluaran jenis ijin apapun pasti punya keterkaitan dengan masalah lingkungan hidup.
Mengambil contoh tentang ijin usaha, sudah layak pula memperhatikan sampah-sampah, IMB bukankah sudah ada kewajiban untuk penyediaan lahan untuk RTH bahkan persentasenya sudah diatur dari luas bangunan dan kewajiban seseorang didalam mendirikan bangunan disediakan pula tanaman pohon untuk penghijauan, jika hal semacam ini dapat dilakukan setidaknya kita sudah dapat sedikit mengatasi harapan-harapan untuk menjaga kesalamatan manusia dan alam ini.
Jika kita boleh mengutip sebaris syair lagu Ebiet.G.Ade ” rumput yang bergoyangpun enggan memberi jabatan ” karena ulah manusia tidak saja terhadap sesama manusia melainkan kepada alam ini, sungguh memiris hati ini, untuk merubah semua itu diperlukan sikap dan kemauan untuk merubahnya dari kebiasaan yang belum tentu baik, tetapi yang baik perlu untuk dibiasakan. KLH Tebing Tinggi sudah memulai yang baik menjadi kebiasaan, tentunya Instansi lainnya membiasakan yang baik. Semoga.



Sebuah Jendela Untuk Melihat Dunia
Catatan : Muhammad Iqbal


Coba bayangkan suatu Minggu pagi yang cerah. Matahari bersinar lembut. Udara terasa sejuk. Di kejauhan terdengar burung-burung berkicau riang. Anda tengah merasakan indahnya hari ini. Sambil bersiul-siul kecil Anda membuka pintu rumah Anda. Tampak sebuah kotak berwarna coklat di depan pagar. Ternyata pagi itu Anda mendapat bingkisan. Pengirimnya pun tertera jelas di situ: tetangga sebelah rumah. Ada apa? Dengan tergesa-gesa Anda membuka kotak itu. Ternyata isinya sangat mengejutkan Anda: setumpuk kotoran sapi!
Bagaimana perasaan Anda? Anda mungkin bingung, kesal, atau marah. ''Ini sudah keterlaluan!'' pikir Anda. ''Tetangga sebelah itu memang harus diberi pelajaran!'' Lantas apa yang akan Anda lakukan? Anda mungkin langsung melabraknya. Atau paling tidak mempersiapkan ''serangan'' balasan. Nah, kalau Anda jadi melaksanakan niat tersebut, bagaimana respon tetangga Anda? Bisa dibayangkan ''perang'' yang terjadi pada hari berikutnya dapat lebih seru dari perang AS melawan Taliban tempo hari.
Namun Beno, seorang kawan yang mengalami hal ini ternyata memberikan respon yang berbeda. Ia memang terkejut melihat kotoran sapi itu. Tapi kemudian ia berpikir, ''Betapa baiknya tetanggaku ini. Ia benar-benar memperhatikan pekaranganku. Ia tahu persis bahwa rumput dan tanamanku tidak terlalu subur. Karena itu ia menyediakan pupuk untukku. Luar biasa, aku harus ke rumahnya sekedar menyampaikan rasa terima kasihku!''
Pelajaran menarik apa yang dapat diambil dari cerita sederhana tadi? Ternyata kita tidak melihat dunia ini sebagaimana adanya, tetapi sesuai dengan keadaan kita sendiri. We see the world as we are, not as it is. Dengan demikian sebuah peristiwa yang sama dapat dipersepsikan secara berbeda tergantung darimana Anda melihatnya. Bagi kita kotoran sapi dipersepsikan sebagai penghinaan dan ajakan ''berperang.'' Karena itu kita marah dan mempersiapkan serangan balasan.
Sementara Beno menganggap kotoran sapi sebagai hadiah dan bukti perhatian tetangganya. Ia justru berterima kasih. Jadi dimana letak masalahnya? Pada kotoran sapi atau pada cara kita memandang kotoran sapi tersebut? Jelaslah bahwa ''cara kita memandang suatu masalah adalah masalah itu sendiri.''
Dalam bahasa sehari-hari cara kita memandang ini sering disebut dengan berbagai istilah seperti persepsi, asumsi, wawasan, keyakinan, pemikiran, prasangka, prejudis, dan sebagainya. Semua istilah ini terangkum dalam kata paradigma. Paradigma adalah jendela untuk melihat dunia. Saya berani mengatakan bahwa paradigma ini merupakan milik Anda yang terpenting. Mengapa? Karena semua tindakan Anda, apapun tanpa terkecuali, pasti didasari oleh suatu paradigma!
Sekali lagi, coba Anda renungkan baik-baik. Semua tindakan Anda dalam hidup dasarnya adalah paradigma. Bagaimana kita melihat suatu masalah akan menentukan apa yang akan kita lakukan. Apa yang kita lakukan akan menentukan apa yang kita dapatkan. Jadi kalau Anda tidak puas dengan apa yang Anda dapatkan sekarang, Anda harus mengubah perilaku Anda. Namun Anda tak akan dapat mengubah perilaku Anda sebelum membongkar paradigma Anda.
Sebuah bank pernah menerima banyak keluhan nasabah mengenai kurang ramahnya para petugas garda depan. Manajemen kemudian langsung mengirimkan para petugas ini ke pelatihan Service with Smile. Setelah mengikuti pelatihan para petugas ini berusaha untuk melayani pelanggan dengan senyuman. Tapi itu hanya dua minggu pertama. Minggu ketiga kondisinya kembali seperti semula. Memang di pagi hari para petugas masih ramah dan tersenyum. Tapi lewat tengah hari, karena sudah letih, mereka kembali memasang muka angker.
Dimana letak persoalannya? Persoalannya adalah karena pelatihan tersebut hanya mengubah perilaku orang, bukan paradigmanya. Para petugas memang bisa tersenyum, tapi mereka masih melihat nasabah sebagai ''beban,'' sebagai ''pekerjaan,'', dan bukannya sebagai ''rezeki.'' Karena paradigma mereka belum berubah, maka perubahan perilaku yang terjadi hanya bersifat semu.
Akar semua persoalan yang kita hadapi adalah paradigma. Para pejabat banyak yang korupsi karena mereka MELIHAT jabatan sebagai rezeki dan kesempatan, bukan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Megawati marah ketika dikritik karena MELIHAT kritik sebagai ancaman, bukannya bantuan. Orang-tua sering berselisih dengan anaknya karena mereka MENGANGGAP dirinya paling tahu mengenai apa yang terbaik, sedangkan anak MENGANGGAP orang tua ketinggalan jaman.
Kenapa penghasilan Anda pas-pasan saja? Ini juga karena Anda MENGANGGAP diri Anda terlalu rendah. Semua paradigma ini harus dibongkar terlebih dulu agar kita mendapatkan perubahan yang langgeng. Membongkar paradigma adalah langkah pertama dan terpenting dalam kepemimpinan. Pakar kepemimpinan Stephen Covey pernah mengatakan: ''Kalau Anda menginginkan perubahan yang kecil dalam hidup garaplah perilaku Anda, tapi bila Anda menginginkan perubahan-perubahan yang besar dan mendasar, garaplah paradigma Anda!''.***
Penulis adalah mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir


JIKA TEKNOLOGI “DISELINGKUHI”
Oleh : MASPURI ANDEWI, S.Kom


Di dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat lepas dari yang namanya teknologi. mulai dari dapur, kamar tidur, kantor bahkan tempat-tempat fasilitas umum. Teknologi tercipta dan diciptakan untuk membantu manusia dalam beraktifitas agar menjadi lebih mudah. Namun, walaupun tujuan akhir diciptakannya teknologi adalah untuk itu masih ada individu yang mampu menggunakan teknologi itu secara “maksimal” dan sesuai fungsinya. Contohnya, pisau diciptakan sebagai alat potong. dengan pisau dapat mengupas bawang, memotong sayur dan membersihkan ikan.
Namun jika pisau dijadikan sebagai alat untuk “menusuk” perut orang lain yang akhirnya membuat orang tersebut tewas tentu dapat dikatakan telah terjadi “perselingkuhan” terhadap fungsi pisau tersebut. Yang akhirnya, teknologi yang diciptakan oleh manusia sendiri telah menimbulkan kerugian pada manusia yang lain.
Akhir-akhir ini dapat didengar dan dilihat berita di media cetak maupun elektronikl tentang penyalahgunaan salah satu teknologi informasi dan komunikasi. Dan ini berkaitan dengan teknologi internet. Dimana telah terjadi “pelacuran” terselubung oleh beberapa oknum yang melibatkan para pelajar di daerah jawa. Itu yang telah “tercium” oleh pihak kepolisian. . Mungkin sebagian orangtua ada bertanya mengapa hal demikian sampai terjadi Jawabannya “Teknologi telah diselingkuhi”. Jika saja teknologi yang ada saat ini digunakan sesuai dengan fungsinya dan para pengguna “bijak” untuk memanfaatkannya maka tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia pendidikan, penulis prihatin dengan kejadian tersebut. Dan dapat dikatakan sedikit khawatir, apakah sudah tepat pelajaran tentang internet diajarkan pada siswa di bawah umur 17 tahun Karena pada suatu obrolan dengan seorang teman, bahwa di sekolah tempat penulis bekerja telah diajarkan pada siswa bagaimana cara menggunakan internet. Teman tersebut terkejut, “Apakah itu tidak terlalu cepat untuk diajarkan dan tidak berbahaya diajarkan pada siswa dibawah umur 17 tahun ?”..
Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam penggunaan internet asalkan semua pada porsinya dan tidak ada “perselingkuhan” dalam penggunaannya. Sebagai seorang pendidik, selalu mengingatkan para siswa di tempat bekerja agar menggunakan ilmu diajarkan sesuai dengan yang dipelajari . Karena teknologi informasi khususnya internet ibarat dua mata pedang yang tajam. Jika salah mengarahkannya maka akan terkenalah apa saja yang ada di sekitarnya.
Gunakan teknologi dengan bijak, untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi orang banyak. Para orangtua yang mengetahui buah hatinya suka dengan teknologi internet hendaknya tetap memantau penggunaannya. Apakah pemakaian teknologi tersebut mempengaruhi pergaulannya menjadi lebih baik, prestasi sekolah meningkat atau sebaliknya Marilah kita bersama-sama menggunakan teknologi yang ada secara bijak dan tepat agar manfaatnya dapat lebih kita rasakan serta membawa kebaikan dalam kehidupan kita sehari-hari.

BERPIKIR POSITIF



Oleh : Purnawanto
Kisah Katak Kecil

Pada suatu hari, sekumpulan katak-katak kecil melakukan perlombaan. Tujuannya adalah sebuah puncak menara yang sangat tinggi. Penontonpun berkumpul mengelilingi menara untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Ada yang memberi semangat, dan adapula yang pesimis terhadap kemampuan katak-katak kecil tersebut. Namun secara jujur, sebagian besar penonton tak yakin bahwa katak-katak kecil tersebut akan bisa berhasil mencapai puncak menara Ada yang berkata:”Wah jalannya terlalu susah… lambat sekali”. “Mereka tak akan sampai puncak”. “Aah… menaranya terlalu tinggi, tak mungkin mereka bisa menaiki menara itu”, dan sebagainya.
Katak-katak itupun mulai berjatuhan satu persatu, kecuali mereka yang mempunyai semangat tinggi. Penonton terus bersorak, namun kebanyakan memberi sorakan yang tak yakin; “wooii… takkan berhasil, terlalu tinggi, sudahlah turun saja”. Dan semakin banyak lagi katak kecil yang menyerah. Tetapi ada satu katak tetap melangkah semakin tinggi dan terus tinggi tak kenal menyerah.
Akhirnya semua katak menyerah kalah kecuali seekor katak kecil menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak. Semua katak kecil ingin mengetahui apa rahasianya sehingga berhasil mencapai puncak menara. Seekor peserta bertanya bagaimana caranya wahai Saudaraku Anda yang berhasil mencapai puncak menara?
(Menurut Anda, apakah kelebihan yang dimiliki oleh katak kecil sang juara tersebut? Keyakinan? Keuletan? Semangat baja? Atau ilmu meringankan tubuh?). Namun sang juara tidak menjawab,…. ternyata ia TULI.
Makna Berpikir Positif.
Berpikir positif sering juga disebut dengan optimisme.merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Jadi berpikir positif (optimisme) lebih merupakan paradigma atau cara berpikir. Keyakinan adalah kunci utama untuk selalu berpikiran positif. Dengan berpikiran positif maka akan dapat membangun rasa percaya diri kita.
Dalam buku The Secret diungkapkan bahwa pikiran positif menjadi dasar utama dalam mencapai kesuksesan. Bahkan orang yang sakit pun akan sembuh hanya dengan berpikir positif. Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.
Sebagai manusia lemah, kita cenderung berpikir negatif. gampang menyebut hal negatif yang melekat pada seseorang. Namun disisi lain sulit menyebut hal positif dari seseorang tersebut. Jika dibuat tabulasi, maka daftar hal-hal yang negatif itu lebih panjang daripada yang positif. Berpikir positif berarti menggunakan cara pandang yang positif. Misalnya, belajar dari pengalaman. Hikmah apa yang bisa diambil dari pengalaman itu. Dengan berpikir positif, kita tidak lagi terpaku pada kekuatiran, kesedihan, kedukaan atau bahkan kehancuran. Tetapi dapat melihat hal-hal yang lebih berarti, yaitu pelajaran hidup yang dapat mengembangkan atau mengubah kehidupan kita.
Manfaat Berpikir Positif
Berpikir positif memiliki dampak dan pengaruh besar dalam kehidupan seseorang. Saat mulai berpikir positif, kekuatan besar datang mengimbangi cara berpikir untuk tetap melakukan hal-hal baik dengan cara yang baik. Dengan berpikir positif, kita akan terhindar dari dampak kehidupan buruk.
Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan kecil kemungkinannya mengalami depresi.Beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif, lebih panjang umur, jarang mengalami depresi, tingkat stres lebih kecil, memiliki daya tahan tubuh lebih baik terhadap penyakit baik secara fisik dan mental, mengurangi risiko terkena penyakit jantung, dan mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres
Cara Bersikap Optimistis
Jika sering berpikir negatif terhadap orang lain ataupun situasi yang berat, bukan berarti tidak dapat berpikir positif. mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif;
Periksa diri ketika berpikir bahwa tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan. Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.
Ikuti gaya hidup sehat. Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta cobalah mengelola stres.
Nikmati pekerjaan. Berupayalah menikmati pekerjaan, carilah aspek-aspek yang menyenangkan. Cari teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah yang optimis dan selalu mendukung dengan memberi saran yang baik. Sebaliknya jika dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres bahkan membuat ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat. Orang-orang bijak menyatakan bahwa sahabat yang baik laksana elang, ia akan membawa terbang menggapai mimpi-mimpimu. Sahabat yang buruk seperti asap, ia akan memedihkan mata dan menyesakkan dadamu.
Miliki rasa humor. obalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.
.
Mengembangkan Cara Berpikir Positif
Semakin menyadari sekarang bahwa jika berpikir positif dan berhenti merasa khawatir apa saja yang dilakukan adalah sesuatu yang penting dalam meraih suatu kerberhasilan, baik untuk menjadi pemimpin atau saat memimpin. Oleh karena itu, latihlah diri untuk terus berpikir positif.
Ada beberapa tips untuk mengembangkan cara berpikir positif selalu gunakan kata-kata yang positif saa berpikir dan berbicara. Gunakan kata-kata seperti "Allah pasti memampukanku", "Dengan pertolongan Allah, aku pasti bisa melakukannya", biarkan pikiran dipenuhi dengan kebahagiaan, kekuatan, dan keberhasilan. Apa pun situasi yang dihadapi, carilah dan isilah pikiran dengan sisi positif dari situasi tersebut.
Dalam segala sesuatu, sisi positif dan negatif selalu ada. Seburuk apa pun situasi yang dialami, pasti ada sisi positif yang terkandung dalam situasi itu. Mungkin sulit untuk melihatnya dari apa yang dialami, tapi lihatlah lebih dalam, sisi positif itu pasti ada, cobalah untuk menghilangkan dan mengabaikan pikiran yang negatif. Gantikan pikiran yang negatif dengan pikiran-pikiran yang membangun. "saya tidak bisa melakukan hal ini" dengan "saya bisa melakukan hal ini lebih baik setiap saat saya memohon penyertaan Tuhan dan mencoba melakukannya",
Sebelum melakukan sesuatu, jangan bayangkan sebuah kegagalan, tapi bayangkanlah keberhasilan yang akan didapat setelah melakukan sesuatu hal tersebut. Jika membayangkannya dengan sungguh-sungguh dan penuh iman, akan terheran-heran dengan apa yang terjadi nantinya, cobalah untuk tidak memikirkan sesuatu secara berlebihan. Sering kali kita terjebak untuk terlalu banyak berpikir dan menghabiskan banyak waktu untuk menimbang-nimbang atau memikirkan apa yang orang lain mungkin pikirkan tentang diri kita.
Hal itu akan membuat tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik, penuhi pikiran dengan talenta-talenta anugerah Tuhan yang dimiliki. Jangan biarkan pikiran dipenuhi dengan kelemahan-kelemahan yang mungkin dimiliki. Dengan memikirkan setiap talenta yang dimiliki, nantinya akan semakin mengenali kemampuan yang membedakan dengan orang lain. Jadikan cara berpikir demikian itu sebagai topi. Jangan pakai "topi pikiran negatif", bergaullah dengan orang-orang yang berpikir positif.
Pikiran yang positif itu seperti penyakit menular. Jika berada di dekat orang-orang yang pikirannya dipenuhi kebahagiaan dan keoptimisan, akan secara otomatis mempengaruhi cara berpikir mereka yang positif, bacalah buku-buku yang membangkitkan inspirasi, setidaknya satu halaman setiap harinya. Buku-buku inspiratif seperti itu akan membantu An untuk dapat berpikir positif, biasakan untuk selalu duduk dan berjalan dengan punggung tegak. Kebiasaan seperti itu akan membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kekuatan y dalam diri , berjalan, berenang, atau berolahragalah. Hal-hal tersebut membantu untuk mengembangkan pikiran dan sikap lebih positif.
Putuskan untuk berpikir positif mulai sekarang dan tinggalkan pikiran-pikiran yang negatif. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berpikir positif dan akan segera mengalami hal-hal yang lebih baik dari pada sebelumnya. Jadi, dengan berpikir positif dan senyum, hati menjadi tenang, pikiran menjadi jernih, saraf tidak tegang, dan bekerja akan menjadi lebih lagi. Mari kita mulai hari-hari dengan berpikir positif dan senyum serta syukur.

Penulis adalah guru SMP Negeri 2 Tebing Tinggi Daftar Pustaka
1. Williams, Aurelia. Dump the Junk & Think Positively!, dalam http://momsnichearticles.com/Articles/article_details.php?sbiz_id=49
2. Sasson, Remez. Positive Thinking Your Key to Success, dalam http://www.successconsciousness.com/index_00003a.htm
3. Internet Resource.

Wanita dan Keluarga

SEMBELIT PADA ANAK
Oleh : Desi Tristiyanti


Sembelit memang bisa terjadi pada siapa saja.Pada Bayi misalnya, bayi buang air besarnya keras dan banyak, dan keluar sekali dalam beberapa hari bisa saja karena sembelit. Untuk memastikan bayi sembelit atau tidak, bukan dari lamanya bayi tidak buang air besar,. Frekuensi buang air besar antara bayi satu dengan lainnya tidaklah sama. Perhatikan konsistensi buang air besar bayi Anda!
Jika bayi sembelit, maka buang air besarnya akan beda dengan kebiasaannya, merasakan sakit ketika buang air besar, tinjanya keras serta massa tinja teraba pada perut. Jika tidak segera diatasi, maka sembelit bisa menjadi akut bahkan kronis.
Dikatakan akut jika gangguan berlangsung selama 1-4 minggu. Sedangkan dikatakan kronis jika berlangsung lebih dari sebulan. Semakin kronis semakin lama pengobatannya. Dampak jangka panjang, kuman-kuman di usus besar menjadi menumpuk berlebihan. Selanjutnya akan terjadi infeksi di usus. Jika dibiarkan, bayi pun bisa mengalami sepsis dan terancam nyawanya.
Jika bayi Anda tampak kesakitan, kemerahan, dan mengedan saat BAB bukan selalu berarti bayi sembelit. Meskipun frekuensi buang air besar berkurang, namun bila konsistensi tinjanya normal dan pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan, maka keadaan tidak dikategorikan bayi sembelit. Bayi belum mampu mengontrol proses buang air besarnya secara optimal. Pencernaan bayi dan pembentukan enzim pencernaan pun belum sempurna.
Pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif tidak mudah mengalami sembelit. Hal ini disebabkan kadar laktulosa dalam ASI yang tinggi dapat mencegah terjadinya konstipasi. Pada bayi yang menerima ASI cenderung memiliki feses lembek karena kandungan lemak dan protein yang sesuai fisiologinya.
Lain halnya dengan bayi yang menggunakan susu formula, yang diolah terlalu kental. Biasanya susu formula memiliki kandungan lemak tinggi dan protein rendah. Pada umumnya, susu hewani memicu gangguan pencernaan dibandingkan yang berasal dari nabati. Susu nabati mempunyai susunan asam lemak tak jenuh lebih panjang, sehingga mudah dicerna.
Pada bayi yang sering mengalami sembelit dan telah mendapat susu formula, dokter kerap menyarankan agar bayi diberikan susu yang mengandung bahan yang dapat memperbaiki fungsi motilitas, seperti laktulosa.
Penyebab lain bayi sembelit adalah kekurangan cairan. Anda bisa mengatasinya dengan memberikan air putih sebelum bayi minum susu untuk membantu melarutkan dalam proses pencernaan.
Faktor lain bayi sembelit juga dapat disebabkan karena makanan. Ketika bayi sudah mendapatkan makanan pendamping, sebaiknya berikan asupan buah-buahan yang diolah menjadi cair dan halus. Hindari pemberian buah pisang dan apel yang memiliki kadar serat tinggi. Apel memiliki daya serap air tinggi dalam saluran pencernaan sehingga dapat menyebabkan kotoran mengeras.
Masih ada kemungkinan lain terkait dengan bayi sembelit adalah kelainan hipotiroid, dengan gejala fisik yang dapat dilihat adalah pusar bodong, kulit kasar dan kering, otot-otot tubuh lemah, loyo serta wajah yang khas seperti hidung pesek, dan wajah membengkak.
Perlu Anda perhatikan juga, jika mekonium (kotoran berwarna kehitaman) tidak keluar setelah 48 jam kelahiran atau bayi mengalami sembelit pada satu minggu pertama kelahiran, maka harus dipikirkan kemungkinan adanya kelainan anatomi. Yang paling sering ditemukan adalah Morbus Hirschprung, yaitu tidak ditemukannya persarafan pada sebagian segmen usus.
Dengan tidak adanya sistem saraf tersebut, maka gerakan usus akan terganggu sehingga tinja akan tertahan di situ. Pengaruhnya, bila keadaan ini berlangsung lama, maka kuman-kuman di usus besar akan menumpuk dan berlebihan. Selanjutnya akan terjadi infeksi enterokolitis (infeksi usus). Bila didiamkan bisa menjadi sepsis (infeksi berat) yang dapat menyebabkan kematian pada bayi.
Segeralah mengkonsultasikan pada dokter Anda untuk mencari penyebab terjadinya sembelit pada bayi Anda. Perlu diketahui, jangan asal memberikan obat pencahar. Sebab, pencahar sebenarnya bukanlah obat sembelit, hanya untuk mengatasi sesaat saja. Penyebab bayi sembelit lah yang harus segera dilacak, agar tuntas menanggulanginya.
Begitu pula pada anak-anak yang umurnya lebih dari 5th, yang notabene sudah besar biasanya Infeksi virus (paling sering infeksi saluran nafas.Batuk,pilek dll) sering menyebabkan sembelit pada anak. Dalam hal ini Anda tidak perlu khawatir, sebab bila infeksinya dapat diatasi biasanya sembelitnya akan menghilang. Jagalah agar anak banyak minum supaya tidak kekurangan cairan dalam tubuhnya.
Sembelit juga sering disebabkan oleh obat-obatan yang diberikan pada anak. Misalnya obat anti kejang, obat batuk anti pilek, obat maag, obat tambahan darah, (zat besi) dan lain-lain. Obat-obatan tersebut memang menimbulkan efek samping berupa sembelit. Bila obat dihentikan biasanya sembelitnya akan menghilang. Perlu pula diperhatikan mengenai obat pencahar. Penggunaan obat pencahar secara lama justru akan menimbulkan sembelit. Oleh karena itu pemakaian obat pencahar harus dengan indikasi yang tepat tidak boleh sembarangan.
Serpihan cat (mengandung logam timbal) yang tertelan anak juga dapat menimbulkan gejala sembelit dan sakit perut.
Perubahan diet anak sering pula menimbulkan sembelit yang bersifat sementara. Bila diet anak mengandung banyak karbohidrat (permen) atau susu, dan kurang mengandung buah-buahan, sayuran, dan serealia, biasanya anak jadi mudah terkena sembelit
Nyeri pada anus dapat menyebabkan sembelit. Nyeri disebabkan adanya luka pada anus (fisuraani). Luka timbul karena anak pernah melepaskan tinja yang keras. Karena luka menimbulkan sakit bila anak berhajat, maka anak enggan buang air besar. Makin lama tinja berada diusus, makanya tinjanya akan makin keras. Makin keras tinja akan makin menimbulkan nyeri, sehingga anak akan makin menahan buang air besarnya. Keadaan ini harus cepat diatasi, karena bila tidak akan menimbulkan sembelit kronis(berkepanjangan) dan pada akhirnya akan menimbulkan sembelit kronis

Sketsa Pilihan

PILIHAN HIDUP
Oleh : Ibrahim, SH


Pilihan gaya hidup dan takdir menentukan masa depan. Usaha, upaya, doa dilakukan untuk meraih cita-cita dan sukses. Gaya hidup santai membuang waktu, di era super moderen sekarang bukan zamannya lagi. Persaingan keras dan ketat, membiarkan diri nganggur akan mengubur masa depan. Makan gaji mengandalkan kemampuan, prestasi, menjadi jaminan masa depan, walau punya batasan takaran. Wiraswasta bidang apa saja suatu sikap pemberani mandiri berupaya meraih sukses.
Setiap pribadi tentu punya cita-cita dan harapan masa depan. Bakat cita-cita peran orang tua cukup dominan menatap masa depan. Bakat cita-cita dibarengi peran orang tua cukup dominan menatap masa depan. Kepedulian membina generasi muda penerus keturunan memerlukan waktu dan perhatian khusus. Terlambat berarti salah kaprah. Menatap masa depan di era ini penuh liku-liku. Problemnya kompleks, multi dimensi. Nasib mungkin ditentukan oleh takdir, retak tangan kata para normal. Namun dibalik itu nasib keberuntungan menjelma oleh niat , usaha, upaya, karya dan kemampuan yang dimiliki pribadi yang saling berbeda kondisi dan situasinya.

NGANGGUR

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dll, menarik selalu menjadi inceran kaum muda. Sepintas satu sisi kehidupan kota metro yang gemerlap penuh dengan kesenangan duniawi. Seakan hidup mewah, fasilitas, kesenangan material dimiliki orang kota. Wah wah kaum muda pendatang terpesona dengan dunia kota. Berduyun-duyun orang muda dari desa hijrah ke kota mengadu nasib penghidupan. Eksodus ke kota tak terbendung. Kaum muda tanpa pikir panjang mudik ke kota cari kerja. Daya tarik kota yang cantik, indah cukup menarik. Mereka lupa kehidupan kota yang keras dan kejam. Basa-basi, ramah tamah sulit ditemui. Hidup kota yang padat, hingar bingar seperti dikejar waktu. Cepat tepat, waktu itu uang. Keramahan ” jauh panggang dari api ”. Pendatang tidak mustahil mengalami nasib apess, NGANGGUR bertahan hidup dikawasan kumuh, kotor di emper-emper, kolong jembatan. Pinggir rel atau tumpukan sampah. Padahal membangun desanya lebih baik dikala diri masih perkasa. Bertumpuklah komunitas orang-orang NGANGGUR di kota menjadi sampah masyarakat. Nganggur, malas di era sekarang perlu dienyahkan jauh-jauh.

MAKAN GAJI

Makan gaji suatu pilihan gaya hidup. Jaminan hidup berkelanjutan sebagai daya tarik makan gaji. Walau gaji atau imbalan memiliki takaran terbatas, namun masih menjadi trend banyak peminatnya. Menjadi aparatur negara seperti PNS atau petugas keamanan (TNI-Polri) satpam menerima gaji atau upah berdasarkan ketentuan jabatan, pangkat, tingkat golongan. Pilihan hidup makan gaji lebih menjamin masa depan. Namun hidup makan gaji memang agak sulit diperoleh. Banyak tenaga kerja siap pakai yang ngaggur menimbulkan persaingan ketat dan tidak sehat. Untuk mencari kerja menjadi aparat sipil (PNS) atau aparat keamanan (TNI-Polri) tidaklah semudah membalik telapak tangan. Penuh persaingan ketat karena membludaknya peminat. Pilihan hidup makan gaji masih menjadi idola kaum muda pencari kerja. Makan gaji masih mendominasi kaum muda untuk mencari pekerjaan. Padahal kesempatan makan gaji serta tenaga kerja yang diperlukan sangat sedikit dan terbatas. Bekerja diperusahaan swasta, home industri, perkebunan, pertanian dan berbagai kegiatan wiraswasta lainnya menjadi rebutan para pencari kerja. Jadi staf ahli, karyawan, buruh dengan menerima upah sebagai makan gaji. Aktifitas swasta juga memiliki keterbatasan memakai tenaga kerja. Penghasilan yang diterima pekerja pas-pasan, ditakar. Namun tetap saja makan gaji jadi buruan pengangguran. Sasaran untuk makan gaji juga merambah hingga ke manca negara, untuk mengumpulkan Dollar, Ringgit, Real. Peminat cari kerja yang terus berjubel dengan beragam latar pendidikan dan keterampilan saling berpacu dalam persaingan ketat.

WIRASWASTA

Sementara komunitas masyarakat lebih memilih wiraswasta, berusaha secara mandiri. Lapangan wiraswasta sebagai kegiatan informal cakupnya sangat luas. Asal ada niat ada kemauan dan kemampuan. Berwiraswasta jadi petani perikanan, kebun, atau peternakan. Usaha dagang (bisnis) makan/minuman, salon, butik, angkutan (transportasi), bengkel, biro jasa dan sebagainya. Di areal wiraswasta terbuka lebar lapangan kerja, bagi diri atau orang lain. Kenapa harus NGANGGUR ???. Di setiap sisi nusantara ini penuh dengan sumber daya alam. Padang alang-alang, hutan, sungai, laut, flora dan fauna yang mengandung protein nabati dan hewani. Orang lain terkagum-kagum dengan alam kita yang penuh pesona. ” Zamrud Katulistiwa ” kata seniman. Wiraswasta jalan pintas menatap masa depan. Kesempatan masih luas. Mengapa harus bermalas-malasan, membuang waktu dan peluang. Dont Wait Untill Tomorrow, What You Can Do To Day .

Seputar Pemko 2


Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumut Drs. Eddy Sofyan, MAP pukul gong tanda dibukanya KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) di Gedung Kesenian Medan. Dalam lomba tersebut, KIM Tebing Tinggi berhasil meraih juara II se-sumut.


TEBING TINGGI RAIH JUARA II LOMBA OBROLAN KIM TINGKAT SUMUT

Dari seluruh Kabupaten/Kota se-Sumut mengikuti Lomba Obrolan Pembangunan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar pada 8 Maret 2010 di Medan, KIM ”Sejahtera” Kota Tebing Tinggi meraih juara II. Sedangkan juara I dan III di raih Kabupaten Labuhan Batu dan Kota Medan.
Demikian dikatakan Kabag Amd. Humas PP Setdako Tebing Tinggi Drs. Khairil Anwar, M.Si seusai menerima audiensi KIM ”Sejahtera” Tebing Tinggi yang dipimpin Oleh Zikri Sikumbang.
Sedangkan obrolan pembangunan yang disampaikan KIM ”Sejahtera” Tebing Tinggi dalam lomba itu adalah sinopsis ” Jangan Sakiti Hatinya” yang menceritakan seputar tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan seorang suami terhadap istri dimulai dari pertengkaran hingga terjadi pemukulan.
Namun dalam KDRT itu, peran Kepala Lingkungan (Kepling) dapat menyadarkan sang suami untuk tidak melakukan tindakan KDRT terhadap istri, karena sudah ada UU yang melindungi perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga yakni UU RI nomor 23 tahun 2004, dari Sinopsis itulah KIM ”Sejahtera” Tebing Tinggi mampu meraih juara II dalam lomba obrolan pembangunan yang digelar oleh Pemprovsu ”, terang Khairil sembari mengatakan sebelumnya KIM Sejahtera meraih juara I Lomba Obrolan pembangunan Tingkat Kota Tebing Tinggi.

PEMKO TEBING TINGGI SERAHKAN BANTUAN MESJID AL-MUTTAQIN

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bina Agama menyerahkan bantuan sebesar Rp. 20 juta untuk pembangunan kamar wudhu dan menara Mesjid Al-Muttaqin di Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu Jum’at (19/3).
Bantuan tersebut diserahkan Sekdako H. Irham Taufik, SH. MAP dan diterima Ketua BKM Al-Muttaqin H. Syaiful Bahri yang didampingi Ketua Panitia Pembangunan A. Hasan. Turut hadir Kabag Adm Kesra Pemko Tebing Tinggi M. Dimiyathi S.Sos. MTP, Kasubbag Bina Agama M. Hasbie Ashshiddiqi S.Ag. MM, Camat Padang Hulu Drs. Bambang Sudaryono serta Kepala Kelurahan Bandarsono.
Sekdako dalam kesempatan itu menyampaikan aspirasi kepada pengurus kenaziran Mesjid Al-Muttaqin yang terlihat kompak dalam mengelola dan membangun Mesjid, sehingga mampu meraih juara V sebagai Mesjid terbaik se-Sumut pada tahun 2007.
” Pemko sangat mengharapkan agar bantuan tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya serta dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya, khusunya kepada masyarakat di sekitar Mesjid Al-Muttaqin ini ”, ujar Irham.
Menjelang Pilkada 12 Mei 2010, Irham Taufik juga berharap kepada jema’ah Mesjid dan seluruh warga untuk terus menjaga dan membina kekompakan dan jangan terpecah belah. ” Janganlah karena Pilkada kekompakan yang telah terbina erat selama ini jadi pecah, teruslah jalin Ukhuwah sesasama kita, ” pintanya.






Foto 1


Foto 2


Foto 3




Saat walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan melihat lokasi kebakaran di Keluarahan Bandar Sakti

TIGA RUMAH DILALAP SI JAGO MERAH

Tiga rumah permanen di lingkungan V Gang Ketumbar Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis, Senin (22/3) siang musnah dilalap si jago merah. Meski tidak ada memakan korban jiwa, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran di siang bolong itu mengundang Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan, Wakil Walikota Drs. H. Syahril Hafzein dan Sekdako H.Irham Taufik SH,M.Ap, Kabag Humas PP Dras Khairil Anwar Nst,M.Si beserta stafnya meninjau ke lokasi kebakaran.
Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan atas nama Pemko Tebing Tinggi menyerahkan bantuan kepada tiga pemilik rumah yang hangus terbakar, yakni Nurah, Umar Fauzi (Gendon) dan Halimah. Tiga pemilik rumah itu memperoleh bantuan masing-masing Rp.1.5 juta.
Selain memberi bantuan materi, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan juga meminta Lurah dan Camat Bajenis agar benar-benar memperhatikan tiga pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran untuk segera mencari solusi pembangunan kembali ketiga ruma tersebut. ” Meski ketiganya merupakan saudara, para korban agar tabah menghadapi cobaan dari Yang Maha Kuasa, ” kata Walikota.
Informasi yang diterima di lokasi kejadian menyebutkan, api berasal dari dapur kediaman Nurah. Api tidak bisa dipadamkan oleh masyarakat sehingga cepat merambat ke rumah Umar dan Halimah dan akhirnya menghabiskan ketiga rumah tersebut.

Foto 1


Foto 2


WALIKOTA TEBING TINGGI TINJAU PELAKSANAAN UN

Pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK se-Kota Tebing Tinggi, Senin (22/3) berjalan lancar diikuti 4.232 siswa terdiri dari SMA/MA sebanyak 2.598 siswa SMA/MA dan 22 siswa SMK yang tidak megikuti UN umumnya beralasan sakit.
Dinas pendidikan setempat mengharapkan tingkat kelulusan siswa tahun ini berhasil dengan sempurna seperti tahun sebelumnya, ” Kita sama-sama mengharapkan seluruh siswa peserta UN dapat lulus 99% seperti tahun lalu dan bila perlu seluruh siswa dalam menghadapi Ujian Nasional tahun ini semua lulus mencapai 100% ”, terang Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi didampingi sekretaris Drs. Sariono dan Kabid Dikdasmen Drs. Joner Sitinjak usai meninjau pelaksanaan Ujian Nasional di beberapa sekolah.
Sebelumnya , Kadis Pendidikan bersama Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan, Kakan Kemenag Drs. Hasful Huznain dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Tebing Tinggi Prof Dharmono meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ke sejumlah sekolah seperti Perguruan Djuanda, SMA Negeri 4, MAN Pemko serta SMA Negeri I jalan Yos Sudarso Tebing Tinggi.
Menurut Pardamean Siregar, sebelum pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pihaknya telah mengintruksikan ke setiap sekolah untuk dapat melaksanakan penambahan jam belajar dengan melakukan les privat, try out dan melaksanakan belajar kelompok di sekolah masing-masing.
Sementara Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan menilai, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA, SMK di Kota Tebing Tinggi berjalan aman dan lancar. ” Kita berharap pelaksanaan Ujian Nasional yang turut dimonitoring pihak kepolisian dan perguruan tinggi ini berjalan tertib dan aman ”, kata Walikota.

Foto 1


Foto 2





PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT PRIORITAS UTAMA
PEMKO TEBING TINGGI

Tahun 2011, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi memprioritaskan pembangunan pada sektor pemeliharaan kesejahteraan rakyat, peningkatan sumber daya manusia dan pemulihan ekonomi daerah melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Prioritas pemeliharaan kesejahteraan rakyat dengan sasaran pembangunan menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 10.42 % ”, ungkap Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Abdul Hafiz Hasibuan ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Rabu (24/3) di Balai Kartini.
Dijelaskan, arah dan kebijakan Pemko Tebing Tinggi dalam pembangunan di tahun 2011 dengan memperluas akses pelayaanan dasar masyarakat miskin. ” Pelaksanaan amanat UU Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dituntut menyusun rencana tahunan yang berfungsi sebagai landasan menyusun Rancangan APBD tahun 2011 dengan berharap masukan dari berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.
Pada acara itu, sejumlah LSM maupun kalangan masyarakat Kota Tebing Tinggi umumnya berharap kepada pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus tentang program penanggulangan banjir maupun peningkatan perekonomian kerakyatan.
” Penanganan perubahan iklim ataupun penanggulangan banjir di Kota Tebing Tinggi dilakukan dengan meningkatkan pelaksanaan rehabilitasi dan konversai, pengendalian pencemaran lingkungan serta meningkatkan penataan ruang terbuka hijau (RTH),” jelas Walikota.